“Lo ada kabar Panji nggak?” tanya Iza menghampiri Tora yang saat ini sedang makan siang sendirian. Iza langsung duduk dihadapan Tora dengan wajah kesal, seolah tidak terjadi apa-apa di antara hubungan mereka, padahal Tora cukup kesal karena Iza terlalu berlebihan. Hal yang bisa dibicarakan seolah tidak bisa lagi mendapatkan titik temu. Sikap Iza juga seolah tidak terjadi apa-apa di antara mereka. Bahkan tak ada penjelasan apa pun dari sang kekasih saat ini. “Kenapa lo tanyain Panji?” tanya Tora. “Ya harus gue tanyain soalnya di PHPin Kelana loh. Lo kan tahu juga,” jawab Iza. “Gua juga gak tahu Panji dimana. Sejak malam itu pun, gua gak tahu dia dimana.” “Emang dia gak ada pulang ke rumah?” “Gak ada. Kalau ada ngapain gua bohong. Kalau lo mau pastiin sendiri, lo bisa kok ke rumah.” To

