Bagian 46

1036 Kata

Reyhan tak fokus sedari tadi, dia selalu kepikiran tentang masa lalunya bersama Adinda, entah kenapa tiba-tiba saja bayangan masa lalu yang indah seakan-akan terulang kembali. “Tuh, kan, melamun lagi, mikirin apa?” tanya Karina. “Bapak ... Bapak!” Karina terus merengek seperti anak kecil yang meminta kasih sayang kepada bapaknya. Reyhan yang melihat itu hanya bisa tertawa kecil saja. “Kok malah ketawa, nyebelin!” “Kamu yang kenapa, Karina? Kok jadi manja seperti ini, tidak apa, sih, kamu manja seperti ini, hanya saja jangan berlebihan.” “Kok gitu? Emangnya kenapa kalau aku manja?” “Ga papa, ya sudah ayo, habiskan makanan ini, jangan lupa diminum obat nya,” titah Reyhan mengelus rambut Karina. Karina pun hanya mengangguk dan diam saja melanjutkan makannya dengan lahap sesuai dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN