“Karina sudah hentikan, hei? Kamu tidak lelah memangnya?” Karina menggeleng dengan cepat, tak memedulikan tempat yang saat ini mereka tempati untuk bercinta. Walaupun Reyhan kasihan takut besoknya Karina lelah dan kesulitan berjalan, tetap melanjutkan sampai Karina yang puas. Melihat Karina yang sudah menggigil karena terus melakukan di bawah guyuran air shower, Reyhan pun membawanya ke luar kamar mandi, menuju ke kamar mereka. Mengecek kanan dan kiri takut-takut ada pelayan yang melihat mereka ke luar tanpa busana, dengan cepat langsung masuk ke kamar. Merebahkan tubuh Karina secara perlahan, kembali melakukan dengan suka sama suka malam ini, Reyhan tidak jadi lelah, semakin bersemangat demi mendapatkan seorang anak juga nantinya. Belum pernah Adinda memuaskannya seperti malam ini, s

