Me and Sarah time

1036 Kata
Setelah selesai rapat dan aku kembali mengerjakan beberapa pekerjaan yang harus ku tangani dan dilaporkan kepada Mr. Adam. Syukurlah semuanya berjalan dengan lancar, ternyata kecemasanku tidak terjadi. Hal yang paling ku takuti adalah salah dalam berbicara ketika menjelaskan isi rapat yang aku wakil kan dari Mr. Adam Tiba tiba saja ada telfon masuk di ponselku. “Sarah Malik”tulisan yang tertera di layar ponselku. “Hai you b***h, apakah kau masih sibuk bekerja?” Aku menjauhkan ponsel dari telingaku suara nyaring Sarah membuat telinga ku berdengung. “Bisakah kau tidak usah berteriak Sarah, ya aku masih ada di kantor. Ada apa Sarah?”omelku kepadanya, dan yah aku memanggilnya Sarah karna kami adalah teman dekat. “Maukah kau ikut denganku nanti malam El?”tanyanya. “Pergi kemana Sarah dan mengapa kau tidak ajak Steve pacarmu itu?”tanyaku balik pada nya. “Ohh itu tidak mungkin El, Steve sedang berada diluar kota. Please El, ikutlah denganku?”rengek Sarah membuat ku memutar bola mataku dengan malas “Baiklah baiklah, Jam berapa kita akan pergi?” mana bisa aku menolak seorang Sarah. “Bersiaplah pukul 8 malam nanti El, aku akan menjemput ke apartement mu. Bye sweetie”ucap Sarah dan langsung menutup telfon nya. “What the hell, dasar anak ini langsung menutup telfon begitu saja”omelku pada nya. Dan yeah akhirnya ini sudah jam pulang kerja, aku segera merapikan meja kerjaku dan bersiap untuk pulang. Melelahkan sekali tapi walau pun begitu tetap saja pulang kerja membawa kesegaran yang nyata. “Aku merindukan mu ranjang empuk kesayanganku dan sepertinya aku harus berendam air hangat untuk merilekskan pikiran ku hari ini”ucapku sambil meregangkan ototku dan aku segera pergi keluar kantor. Saat turun menggunakan lift ternyata aku berbarengan dengan Jessie seketaris Mr. Arga. Kuakui kalau Jessie sekretaris Mr. Arga cantik, tapi bolehkah aku memuji diriku sendiri. Aku lebih cantik dibandingkan dirinya. “Hi. Bukankah kau yang ikut rapat tadi, sepertinya aku baru melihatmu. Apakah kau pegawai baru disini?” Jessie bertanya secara bertubi tubi, dengan nada sedikit sombong. “Ohh ya hai. Benar sekali aku baru seminggu kerja disini”balasku dengan tenang. “Jadi seperti itu, Perkenalkan aku Jessie Wiliiams seketaris Mr. Arga CEO Himawan Co” ‘dia berbicara seperti pacarnya saja’ ucapku dalam hati. “Hi jessie, perkenalkan aku Elia Jungwirth seketaris Sir Adam bagian keuangan”ucapku ramah dengan nya. “Kalau begitu aku pergia duluan Elia”dia pergi begitu saja karena lift sudah berada di tempat parkir mobil dan aku hanya membalasnya dengan sebuah senyuman Aku melajukan mobil ku dengan kecepatan sedang. Setelah sampai aku langsung masuk kedalam apartement dan menjatuhkan tubuh ku dikasur empuk ini “Ah, akhirnya aku bisa berbaring disini”sambil memeluk guling disampingku. Aku melihat jam yang melingkar di tangan kiriku. “Masih ada waktu beberapa jam lagi untukku berendam dan bersiap siap sebelum pergi dengan Sarah”aku pun menanggalakan baju dan langsung berendam di bathup dengan air hangat disertai lilin rileksasi dan beberapa lagu kesukaan ku. Merasa sudah cukup berendam dan tubuhku sudah sedikit rileks, aku segera bangkit dan mandi di bawah shower. Saat sedang menggunakan make up aku baru teringat sesuatu. “Kemanakah Sarah akan mengajak ku pergi dan aku harus menggunakan baju seperti apa”gumamku dan ku putuskan mengambil ponsel untuk menelfon Sarah. “Halo Sarah, kita akan pergi kemana malam ini dan aku harus mengenakan baju seperti?”tanyaku. “Halo El, gunakan saja baju yang menurutmu nyaman El kita akan bersenang senang malam ini”jawab Sarah “Tapi kemana kita akan pergi Sarah huh?” “Nanti kau akan tau El, cepatlah kau bersiap siap aku segera menjemput mu dan kau sudah harus siap b***h” tutt tutt “Tapi Sarahaa, ahhh dasar Sarah selalu saja menutup telfon duluan”ku banting ponsel di atas kasur dan segera mencari pakain yang menurutku nyaman untuk dipakai bersenang senang malam ini. Aku memutuskan menggunakan celana jeans dan crop top serta di padukan dengan tas dan heels. Saat mendengar ponselku berbunyi dan ternyata itu dari Sarah, aku segera turun ke bawah. Disana aku melihat Sarah melambaikan tangaku di samping mobil Audi kesayangnya. “Hi Sarah, apa kau sudah lama menunggu?”sapaku dan langsung memeluk dirinya. “Ah tidak El, kalau begitu ayo kita berangkat untuk bersenang senang”dia berseru sangat senang sambil memegang tanganku. Saat di perjalanan kami membicarakan banyak hal mulai dari urusan pekerjaan, kemudian urusan percintaan dia dengan kekasihnya Steve serta hal bodoh lain nya, kami tertawa bahagia seakan akan kami lah yang paling bahagia di jalan ini,lol. Kurang dari perjalanan 1 jam mobil kami berhenti, kulihat sekeliling untuk memastikan dimana ini dan dia membawaku ke sebuah club ternama di kota ini. “What the hell Sarah, kenapa kita pergi ke club?”kugoncang bahunya sambil bertanya. “Aku sudah bilang El, kita akan bersenang senang”jawabnya enteng seperti tidak ada beban sama sekali. “Tapi Sarah, aku sedang tidak mood untuk masuk ke dalam club. Kau tau besok aku kerja kan”dengusku setengah kesal. “Tenang saja El kita tidak akan lama”balas Sarah sambil keluar mobil dan mengajak ku masuk ke Club ini. Aku melangkah dengan langkah malas, Saat masuk kedalam club,aku langsung mencium bau alkohol dan banyak asap rokok. Akupun sedikit terbatuk, karna sudah lama aku tidak pergi ke Club. “Apa hanya kita berdua yang akan bersenang senang Sarah?”bertanya sambil berjalan mencari tempat kami untuk duduk. “Tidak Sarah kita akan bertemu dengan beberapa teman Senior High School kita, kau masih ingat dengan teman kita kan?” “Hmm ya mungkin aku ingat beberapa dari mereka, tapi kau tau kan aku tidak cukup dekat dengan mereka”sahutku. “Tenang saja ada aku Sarah” Aku hanya bergumam saja, karena aku tidak terlalu kenal dekat dengan mereka dan aku takut akan canggung saat bertemu dengan mereka nanti. POV ARGA Saat sedang duduk dan menikmati segelas alkohol,aku tidak sengaja melihat sosok wanita yang masuk kedalam Club bersama dengan wanita di sampingnya.Dia adalah wanita yang ikut meeting siang tadi. Aku memperhatikan dia sampai tidak sadar bahwa di sampingku sudah ada sahabatku yang terus melihat ku sedang memperhatikan seseorang “Arga,kau sedang memperhatikan seorang wanita ternyata huhh sampai tidak menyadari aku di sampingmu?”ucap Leon sahabatku. Aku pun langsung mengalihkan penglihatan ku. “Apa maksudmu Leon aku sedang menikmati suasana dan memperhatikan sekeliling.”bohong Arga “Kau tidak bisa berbohong padaku teman,aku sudah melihat semuanya” “Seorang Arga tidak mungkin berbohong Leon”jawab Arga dengan tenang,aku kembali meminum alkohol yang berada di tangan. “Baiklah dude”ucap leon dengan menaikan bahunya. Keadaan hening sesaat sampai Leon mengeluarkan suaranya kembali. “Cmon Arga kita harus segera pergi ke tempat yang sudah aku pesan di lantai 3,kau akan bertemu dengan teman teman Senior High School.Mungkin kau akan cuci mata disana karna teman wanita ku sangat cantik dan sexy”goda Leon padaku. Kami pun segera beranjak menuju lantai 3. Elia tidak sadar bahwa saat mulai memasuki Club ini dia sudah di perhatikan oleh seorang pria yang sedang meminum alkoholnya,pria itu seakan akan tidak ingin melepaskan pandanganya terharap Elia. AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAIN DENGAN LIKE N KOMEN YANG MEMBANGUN JUGA PERLU! To be continue
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN