Elia mematikan shower yang menghujani tubuh nya. Ia sudah berhenti menangis namun masih sedikit sesenggukan, mata Elia terlihat sangat sembab akibat menangis. Elia kemudian memakai handuk di badan nya, lalu berjalan keluar kamar mandi. Ia melihat Arga terduduk di samping pintu, Elia tidak menghiraukan Arga dan lanjut berjalan menuju walk in closet. “El kumohon maafkan aku.” Ucap Arga dengan berdiri saat melihat Elia keluar dari kamar mandi menggunakan handuk yang menutupi tubuh nya, ia mengikuti Elia menuju walk in closet, saat Arga hendak menahan pintu itu, Elia sudah menutup pintu dan mengunci nya dari dalam. Elia kemudian memakai piyama lalu mengeringkan rambut nya sebentar, ia tidak mungkin tidur dengan keadaan rambut yang masih basah. Setelah selesai mengeringkan rambut, Elia berja

