Di lain tempat Arga kini tengah mengendarai mobilnya tanpa ada nya James, hari ini ia ingin mengujungi mommy nya. Dia jengah karena mommy nya selalu menyuruh nya untuk pulang ke mansion kedua orangtua nya itu.
Setelah sampai di depan mansion, ada beberapa pelayan yang menyambut kedatangan Arga, ada juga Bibi May pelayan yang sudah sangat lama sekali mengabdi dengan keluarga Himawan.
“Selamat datang Tuan Arga, sudah lama sekali anda tidak pulang kemari Tuan”ucap Bibi May dengan ramah.
“Terimakasih Bibi May, apakah Bibi merindukan ku hmm?”tanya Arga.
“Tentu saja Tuan, bukan hanya saya saja tetapi Tuan dan Nyonya besar serta Nona Bella juga merindukan Tuan”ucap Bibi May, sambil mempersihlahkan Arga masuk kedalam mansion.
“Omong omong dimana mereka semua Bibi, dan apakah Bella ada di sini?”tanya Arga, Bella adalah adik perempuan kesayangan Arga yang tengah menempuh pendidikan perguruan tinggi, yang bernama lengkap Isabella Himawan.
“Nona Bella juga berada di mansion ini Tuan, mereka semua berada di ruang keluarga Tuan”
“Baiklah Bibi May kalau begitu aku pergi dulu”ucap Arga dengan ramah. Arga sebenarnya adalah pria yang sopan dan ramah, tapi hanya dengan seseorang yang dekat dengan dirinya saja.
Arga berjalan menyusuri mansion megah milik orang tuanya ini, sama megah nya dengan mansion milik Arga.
Arga sudah berada di ruang keluarga mansion ini, ia melihat disana ada daddy mommy dan adik perempuan nya sedang tertawa bersama, rasanya senang sekali bisa melihat mereka tertawa bahagia. Tanpa menunggu lama Arga pun menghampiri mereka, berniat untuk mengagetkan Bella, tapi sebelum itu terjadi Bella sudah lebih dulu melihat Arga datang dari arah luar dan langsung memeluk Arga.
“Kak Arga aku sangat merindukan mu, mengapa kakak jarang sekali pulang ke mansion ini”rajuk Bella sambil memeluk kuat Arga dan di balas dengan Arga sambil mencium puncak kepala adiknya.
“Kakak banyak kerjaan, Bella”ucap Arga dengan melepaskan pelukan adiknya itu kemudian beralih memeluk mommy nya.
“Mom kenapa terus menyuruh ku untuk pulang, bukan kah kemarin kita sudah bertemu di kantor saat meeting”ucap Arga.
“Mommy merindukan mu pulang kerumah Arga bukan bertemu di kantor, apalagi bertemu dengan seketaris mu itu, mommy sangat muak” ucap mommy Arga.
“Tak perlu hiraukan dia mom”kemudian Arga berlalu menghampiri daddy nya dan melakukan pelukan ala pria.
“Tetap saja mommy tidak suka dengan wanita itu Arga”timpal mommy Arga.
“Tidak mungkin juga aku memecatnya mom, karena kinerja dia bagus” ucap Arga sembari duduk di samping mommy nya.
“Terserah kau saja, asal jangan kau jatuh cinta kepada dia”ucap mommy, memperingatkan Arga.
“Hahaaa yang benar saja kau jatuh cinta kepada nya kak”ucap Bella dengan tertawa.
“Tidak mungkin aku jatuh cinta pada dia, kalian ini ada ada saja”balas Arga.
“Oh ya Arga bagaimana perkembangan perusahaan kita?”kini giliran daddy nya yang angkat suara.
“Semua nya baik baik saja dad, tidak ada yang perlu di khawatirkan”
“Tidak salah daddy memiliki anak seperti mu Arga, membanggakan”puji daddy nya.
“Tentu saja dad, tidak seperti putri kesayangan daddy ini hanya bisa merengek saja”ledek Arga.
“Lihat lah dad mom kak Arga meledek ku”rengek Bella.
“Kau bahkan sudah merengek Bella”ucap Arga semakin menggoda nya.
“Sudah sudah kalian ini, jika sudah berkumpul selalu bertengkar”lerai mommy Arga.
Ya seperti itulah Arga, bagaimana pun ia tetap lah seorang anak dan kakak yang baik bagi keluarga.
Setelah berbincang bincang kini saatnya Arga untuk pamit pulang ke mansion nya.
“Seperti nya aku harus pulang ke mansion ku mom”ucap Arga dengan memegang tangan mommy nya.
“Kenapa tidak menginap disini saja sayang”balas mommy nya dengan mengelus rambut Arga.
“Kapan kapan saja aku menginap disini mom”ucap Arga.
“Bella kau jaga mommy dan daddy, jika terjadi apa apa segera beritahu kakak”Arga memeluk Bella.
“Tentu kak”
“Dad, kalau begitu aku pulang dulu”ucap Arga pada daddy nya.
Setelah berpamitan pada keluarga nya Arga pun pergi menuju mansion nya,yang berjarak sekitar 1jam dari mansion orangtua nya.
Arga sebenarnya tidak begitu khawatir dengan keluarga nya, karena disana sudah banyak cukup pengawal yang bertugas menjaga mansion dan keluarga nya.
Arga tidak langsung pulang ke mansion nya ia ingin bertemu dengan Leon di Club malam ini.
Arga dan Leon memang cukup sering pergi ke Club sekedar untuk having fun atau make out dengan wanita yang bekerja disini. Arga hanya pernah bercinta dengan beberapa wanita saja, salah satu nya ialah Jessie seketaris nya dan mantan kekasih Arga, selain itu Arga hanya sekedar make out saja.
Setelah sampai di Club, Arga kemudian langsung menuju tempat Leon menunggu nya.
“Hii dude kemarilah”panggil Leon dengan melambaikan tangan ketika melihat Arga sudah berada di dalam Club.
Arga melihat Leon tengah memangku seorang wanita dan sedang berciuman dengan wanita itu.
“Mengapa kau menyuruh ku kemari jika hanya ingin pamer kemesraab dengan wanita Leon, s**t”umpat Arga.
“Hei tenanglah Arga, kau bahkan bisa menikmati wanita yang ada di club ini juga”balas Leon, dengan memeluk wanita nya.
“Aku sedang tidak berminat”jawab Arga dengan singkat.
“Lihatlah Arga, para wanita itu sudah melihat mu dengan tatapan nafsu”ucap Leon dengan menunjuk dengan dagu nya.
Arga tidak menghiraukan perkataan Leon, dia meminum alkohol yang sudah di sediakan oleh Leon. Setelah cukup bersenang senang dengan meminum alkohol Arga berpamitan kepada Leon untuk pergi.
“Baiklah jika kau ingin pergi Arga, aku ingin membawa wanita ini untuk bersenang senang dengan ku malam ini”ucap Leon sudah terbawa nafsu.
“Jangan lupa pakai pengaman jika tidak ingin bertanggung jawab”jawab Arga kemudian pergi meninggalkan Leon.
*
Kini Arga tengah berada di dalam mobilnya. Ia belum beranjak pergi dari kawasan Club ini, ia sedari di dalam Club tadi tengah memikirkan Elia. Di kepala nya hanya tepikirkan Elanor.
“Arghh, mengapa aku selalu memikirkan wanita itu”ucap Arga dengan memukul stir mobilnya.
Tiba tiba saja Arga mengambil ponsel dan mencari kontak seseorang, ia ingin bertemu dengan orang itu. Tapi ketika Arga mencoba menghubungi, tidak ada jawaban dari orang itu. Arga tidak berhenti, ia mencoba menghubungi sekali lagi, dan akhirnya orang itu menjawab panggilan Arga.
“Arga Himawan, kau dimana Elia”balas Arga ketika orang di seberang sana menjawab panggilan Arga.
“Bolehkah aku pergi ke apartment mu”tanya Arga pada Elia.
“Nanti akan ku jelaskan disana”jawab Arga.
“Baiklah, tunggu aku Elia”jawab Arga sekali lagi setelah itu mematikan panggilan dan segera mengendari mobil nya menuju apartement Elia.
Tbc