Beberapa saat yang lalu, Harry yang sedang menghubungi sosok wanita bernama Lani, terlihat sangat serius mengatakan hal mengenai pria yang sangat ingin disingkirkannya dari sekitar sang kekasih karena satu-satunya penghalang besar untuknya adalah pria itu. Pria yang diketahuinya sangat mengincar kekasihnya untuk dijadikan istri. Membayangkan hal itu saja sangat membuatnya merasa marah dan ingin menghabisi nyawa pria bernama Keenan Ivander Nelson yang merupakan ahli waris dari keluarga Nelson dan merupakan keluarga konglomerat di Jakarta. Ia yang baru saja mendengar kalimat bernada ejekan dari wanita dibalik telepon, hanya tersenyum kecut. Kalimat sindiran bernada ejekan memang benar-benar tengah mengoyak dirinya, tetapi ia sama sekali tidak pernah mempedulikan perkataan dari wanita itu.

