Prahara

1370 Kata

"Kenapa mendadak ingin pulang?" tanya Mas Damar begitu dia sampai di rumah yang aku huni. Aku sampai lebih dulu darinya beberapa menit yang lalu. "Aku tidak mendadak, Mas, sudah siap-siap sejak lama kok. Lihat barang bawaanku saja sudah rapi, rumah juga sudah aku rapikan. Jadi aku memang sudah bersiap-siap sebelumnya sih, dan ini kunci rumahnya kamu yang simpan nanti." "Apa kamu mau melarikan diri, meninggalkan aku sekarang?" Aku tertawa mendengar pertanyaan suamiku ini, "Kalau aku mau meninggalkan kamu, aku tidak akan minta diantar dan pamit, Mas." "Lalu kenapa sekarang ingin pulang kerumah Mama dan Papa?" "Lihatlah perutku ini," ucapku sambil mengelus perutku yang sudah mulai membesar. "Bagaimana aku bisa terus sendirian di sini dengan keadaan seperti ini, aku butuh orang yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN