Menguasai Segalanya?

1433 Kata

"Ayo, Mbak saya antarkan," ucap Mbak Susi yang sudah menungguku di depan pintu keluar. Aku memang tidak berniat membawa mobil yang biasa aku pakai, itu bukan mobilku. Tapi milik mertuaku. "Kita bisa naik motor," ucapnya lagi. "Mbak Susi ... Tolong bantu aku," terdengar teriakan Zahra dari dalam rumah. "Nggak apa-apa, Mbak, saya bisa jalan kaki. Tempatnya juga tidak terlalu jauh kan, nanti kalau Mas Damar tanya bilang saja ya. Aku akan menelpon dia juga." Aku berpesan pada wanita yang sehari-hari bersamaku itu sebelum aku pergi. Wanita itu membalas dengan anggukan dan segera masuk kedalam rumah karena Zahra terus berteriak memanggil namanya. Aku berjalan menuju kompleks perumahan yang biasa di tempati Zahra sambil menyeret koper dan membawa pot bunga. Orang-orang yang melihat dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN