Ternyata Jebakan

1158 Kata

"Apa yang kamu katakan, Amelia?" tanya Ibu. Sejak ada Zahra, Ibu tidak lagi memanggilku nak seperti dulu. "Dia yang dengan sengaja menabrakku hingga aku kehilangan anakku, Bu." Aku ulangi lagi perkataanku. "Jadi benar, kamu hendak memfitnah Zahra karena dia sedang hamil sekarang?" tanya Ibu dengan nada tidak suka. Fitnah? hamil? Dua kata yang sedang aku cerna dengan kebingungan, aku hendak memfitnah dia dan dia sedang hamil sekarang? "Tidak Bu, Amel baru saja ketemu dengan orang yang menabrak Amel, dan dia menceritakan semuanya. Dia bilang jika dia sengaja melakukannya karena di suruh olehnya!" ucapku membela diri sambil menuding jariku pada wanita yang sejak tadi tidak mengatakan apapun itu. "Kalau begitu buktikan," sahut Zahra dengan santai. "Oke, aku akan menyuruh lelaki it

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN