Bab 30

1058 Kata

"Pagi," sapa Revan saat Kinar memasuki mobilnya. Senyum menghiasi wajah tampan cowok itu. Kinar tersenyum tipis yang terkesan terpaksa untuk membalas senyuman Revan. "Pagi, maaf lama nunggu," ucap Kinar yang terkesan formal. Jujur saja, sejak kejadian hari jum'at itu, Kinar sudah pasrah. Semua terserah pada Revan, ia hanya tidak ingin Revan kembali membuat ulah pada Malven atau siapapun. Tangan Revan terulur mengelus kepala Kinar. "Gak papa, berangkat sekarang?" tanya Revan lembut, yang dijawab Kinar dengan anggukan. "Pulang sekolah, mau jalan?" ajak Revan, membuat Kinar yang dari tadi sibuk melihat keluar jendela, menoleh. Kinar menunduk lalu kembali menatap Revan. "Terserah kamu aja," sahutnya tak berniat mengiyakan atau pun menolak. Semua akan terjadi sesuai kehendak Revan, Kinar ti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN