Malven melirik jam dinding yang ada di ruangannya, sudah menunjukan pukul 16.25 tapi Kinar belum datang juga, padahal gadis itu berjanji setelah pulang sekolah akan langsung ke rumah sakit, tanpa mampir ke mana pun. Flashback "Hari ini gue ada ulangan Kimia, Malven!" Malven menaikan sebelah alisnya saat mendengar ucapan Kinar yang lebih terdengar seperti rengekan karena Malven tidak mengizinkannya pergi ke sekolah. "Hm," gumam Malven, tak berniat sama sekali untuk menuruti keinginan gadisnya itu. Gadisnya? Ya, setelah apa yang terjadi tadi malam. Kinar kini menjadi gadisnya seutuhnya. Miliknya. Malven tersenyum tipis saat mengingat kejadian tadi malam. "Malven, ih," rajuk Kinar sambil menghentak-hentakan kakinya karena kesal. "Tadi malam kan lo janji ngebolehin gue sekolah hari ini."

