[101] Aplikasi Jodoh

2125 Kata

Rasanya ingin menyapa dengan benar, menghadap rumah baru dari janinnya itu, tetapi jangankan untuk say hi, Lena buka mulut saja yang keluar takutnya isak tangis. Kan, tidak boleh menangisi yang sudah pergi, takutnya air mata ini membuat susah yang di sana. Pun, sebelum turun jatuhi pipi, Lena pupuskan lebih dulu genangan air di sudut matanya. Ada nama yang tertulis di nisan, pasti ini nama yang spontan Pak Wili beri untuk sang anak. Lena usap-usap nisan tersebut. Hanya saja, entah laki-laki atau perempuan. Kan, baru juga mau USG bulan keempat, bahkan usianya belum genap empat bulan ketika gugur. Sedikit lagi. Sayangnya, Tuhan ambil lebih dulu. Lena taburi bunga, Pak Wili juga begitu. Tadi sudah sama-sama berdoa, membaca Yasin. Walau tentunya Pak Wili mengaji lancar di sini sebab membaca

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN