Bertemu Wanita Masa Lalu

1104 Kata

Harumi terlihat lelap di pangkuan Isrina, celotehnya yang riang sudah tidak terdengar lagi. Jalanan menuju rumah Mama yang tidak seluruhnya mulus,dengan beberapa bagian aspal yang terkelupas, membuat laju mobil terkadang sedikit terguncang, membuat Isrina mengencangkan pelukannya di tubuh Harumi kecil. Manis sekali. Aku menyukai semua bahasa tubuh perempuan itu. Penuh cinta dan ketulusan. Bagi laki-laki, hal-hal sederhana seperti itu lebih dari cukup untuk menjadi daya tarik tersendiri, melebihi wajah glowing dan semerbak parfum mahal. Sesekali Isrina menciumi pipi gembil Harumi dan membenamkan wajahnya di rambut ikal putri kecilku. Mataku kembali menatap lurus ke jalan di depanku setelah sempat mengacak ujung hijab Isrina dengan gemes, Isrina hanya tersenyum dan membalasku dengan se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN