“Terima kasih, Gusti.” ucap Jalu. Mengembalikan dokumen yang dimintanya kemarin setelah diperiksa dan yakin kalau semuanya benar dan tepat sasaran. Gusti pun berdiri, menunduk untuk memerikan hormatnya, “Sama-sama, Tuan Jalu. Saya kembali ke kantor dulu. Nyonya Kusuma,” ucapnya sambil menoleh ke sisi ranjang, “saya permisi dulu.” imbuhnya dan menunduk kembali. Setelahnya berbalik dan ke luar dari kamar rawat inap itu. Dia akan kembali ke kantor dan mengirimkan semua dokumen yang telah siap ke defisi pengembangan untuk ditindak lanjuti setelah masalah perizinan terselesaikan. Jalu mendekat ke Kusuma, tersenyum dan mengecup kening istrinya itu, “Mau jalan-jalan? Kamu pasti bosan.” Jalu lumayan lama tadi berbincang dengan Gusti, pastilah istrinya menjadi pening. Kusuma terkekeh, “Tapi aku

