Gusti baru saja menjalankan mobilnya. Dia akan ke rumah Lintang, tapi memilih untuk mampir ke toserba untuk membelikan beberapa snack dan s**u ultra untuk Lintang. Gusti tidak tahu bagaimana perasaan Lintang ke padanya, hanya saja Gusti tetap akan melakukan apa yang menurutnya baik untuk Lintang dan dirinya sendiri. Dengan begitu dia akan merasa bebas tanpa beban. Gusti yakin, dengan mengajak Lintang bahagia setiap hari, Lintang pun akan segera sembuh dari penyakitnya itu. Lintang masih sibuk mengetik memang, tapi mendengar ketukan di pintu depan, ditambah dirinya yang menunggu tamu sedari tadi, membuatnya segera beranjak dari ranjang dan berjalan cepat untuk membukakan pintu. Tepat sekali, Gusti datang dengan membawa kantong belanjaan untuknya. Lintang segera menerima uluran kantong bela

