Dengan tubuh lemas Abigail berjalan keluar kapal dibantu oleh Aaron dan Dokter Isak. Ternyata hari sudah gelap menampilkan lampu berwarna warni yang begitu indah di dermaga itu. “Kita kembali saja ke Mansion,” ucap Aaron mengingat kondisi Abigail yang belum pulih sepenuhnya Namun perhatian Abigail di alihkan oleh lampu lampion yang beterbangan dari seluruh pelosok desa. Riuhnya orang-orang yang berlalu lalang di depannya mengembalikan semangat gadis itu “Ada apa ini? Ramai sekali!” tanya Abigail dengan antusias “Pesta Karnaval telah dimulai,” jawab Dokter Isak yang berdiri disampingnya Mendengar itu membuat mata Abigail membulat. Lalu ia segera mengingat perkataan Gretta kemarin malam. “Aku tidak mau kembali ke Mansion. Aku mau melihat Karnaval,” ujarnya. Kini tubuhnya tak lagi le

