“Emily…!” teriak Aaron dengan panik. Ia langsung berlari menghampiri Abigail yang tergeletak tak berdaya dengan bersimbah darah. Tangannya menekan perut Abigail untuk menghentikan pendarahan Beberapa penduduk asli desa itu segera berlari ke rumah Dokter Isak untuk memanggilnya “Gadis Amerika itu kembali sekarat? Haish,” keluh Dokter Isak sembari bergegas mengambil peralatan medis di ruangannya Saat sampai di tempat karnaval. Abigail telah dipindahkan ke salah satu stand milik penduduk setempat. Kemeja putih Aaron kini berwarna merah terkena darah Abigail yang terus menyembur keluar “Aku tidak tau jika keadaannya separah ini. Sebenarnya siapa yang ingin membunuh gadis Amerika ini?” gumam Dokter Isak sembari bergegas menyuntikkan obat bius dan mensterilkan luka tusuk di perut Abigail

