Bab 21

1050 Kata

"Iya, Mas. Aku siap kok, soalnya aku benar-benar sudah tidak memiliki rasa kepadanya. Semua rasa cintaku kepada Mas Arya telah sirna, kini malah berganti rasa benci kepadanya. Bukan benci karena apa, tetapi benci karena selama ini, dia selalu memperlakukan aku dengan sangat buruk." Aku memberitahu Mas Ali, tentang perasaanku saat ini kepada mantan suamiku itu. "Baguslah kalau kamu sudah siap, berarti kamu akan tegar dan tidak akan merasakan sakit hati. Kamu juga jangan sampai meneteskan air mata, saat acara pernikahan mantan suamimu, yang akan kita hadiri nanti." Mas Ali memberi nasehat kepadaku, supaya bisa mengontrol diri. Setelah ngobrol sebentar, kami pun keluar rumah, kemudian masuk mobil Mas Ali, sebab iring-iringan pengantin akan segera berangkat. Aku dan Mbak Rini duduk di kursi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN