Bab 17

1084 Kata

Bab 17 Setelah itu, aku pun tidak bertanya apapun lagi padanya, tetapi fokus melihat perjalanan yang sedang dilalui saat ini. Namun, bukan berarti aku tidak penasaran dengan sosok wanita, yang menghiasi hati Mas Rian tersebut. Cuma aku rasa, aku tidak ada hak untuk mengetahui lebih jauh, tentang masalah pribadi Mas Rian tersebut. Biarlah itu menjadi urusannya sendiri, terkecuali jika Mas Rian mau berbagi cerita kepadaku. Karena aku melamun begitu dalam, hingga tidak terasa kami telah sampai, ke tempat teman Mas Rian, yang memiliki butik tersebut. Mobil pun berhenti di halaman butik tersebut, Mas Rian segera memarkirkan mobilnya, kemudian kami pun turun lalu masuk ke dalam butik tersebut. Butiknya benar-benar mewah, maklum butik ini adalah butik terbesar di kota ini. Pakaian yang di pa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN