47

2113 Kata

"Jadi, bagaimana? Apa kau sudah menemukan pengganti Challista?" Willy menggeleng lemah. Di saat acara makan malam ini tidak lagi sehangat dulu. Semenjak Challista memutuskan hubungan mereka, nada suara ibu dan ayahnya menjadi lebih dingin, tidak lagi terdengar bersahabat. Membuat Willy muak. Muak pada dirinya sendiri yang menyedihkan sekaligus melelahkan batinnya. Dia menanggung rasa bersalah karena mencintai orang yang tepat, di waktu yang salah. Bagaimana bisa dia menemukan perempuan sehebat Renhart Challista? Atau bagaimana bisa seorang Willy mampu menggeser bayangan Challista bersama senyumnya dalam kepala dan hidupnya? Willy tidak yakin dia bisa. Siapa yang mampu menggantikannya? Sekuat apa pun Willy bilang dia mampu, dan dia bisa mencarinya, sekeras itu juga hatinya berteriak bah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN