51

1942 Kata

"Oh, semua sudah masuk?" Manajer umum itu berdiri. Tersenyum ramah setelah melepas kacamata bacanya. Dia membungkuk dua kali, dan kembali tersenyum. "Wakil direktur akan datang sebentar lagi." Pria paruh baya yang rambutnya telah memutih semua itu kembali berkata. "Karena aku akan pensiun sebentar lagi, generasi muda yang akan mendapatkan posisiku haruslah yang memiliki disiplin waktu dan pekerjaan yang bagus. Tampang bukan segalanya," dia tertawa. Untuk urusan ini, dia jelas tengah menyindir Wallius Ethan. "Tapi, yang mana yang paling berkompetenlah akan menjadi juara." Dengan dehaman agak lama, pria itu tengah menahan sakit di dadanya. Ethan terus mengikuti gelagat anehnya. Ketika dia duduk, menyesap air hangat dalam gelas, dan menghirup oksigen cukup lama. Sebelum, napasnya membaik.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN