Amirah tampak terkejut, melihat pada wanita yang sudah hampir dilupakan muncul di depannya. Setelah ia membuka pintu karena ada yang mengetuknya. Sopiah ... Ya, wanita itu muncul kembali dengan senyumnya. Riasan wajahnya sudah tidak terlalu tebal lagi, dan pakaiannya pun sudah tidak tampak wah seperti nyonya kota yang glamor. "Met bertemu kembali, Amirah." Wanita itu menyapa sambil tersenyum. "Ada kepentingan apa, ya, ibu datang?" tanyanya langsung. Malas untuk berbasa-basi. "Bapak ada?" tanyanya. "Baru pulang." jawab Amirah datar saja. "Ada apa, Mi?" tanya pak pak Pandu yang baru mengganti pakaian dinas, ke pakaian hari-harinya. Dia agak tertegun saat melihat Sopiah yang langsung tersenyum padanya. Amirah tidak menjawabnya, ia meninggalkan mereka dengan banyak pertanyaan di benakn

