53. Wisuda Mas Langit

1177 Kata

“Jani, ini make up Ibu sudah pas belum? Ndak ada yang kemenoran tho?” tanya Nenti di ruang ganti setelah mukanya sudah dipoles dengan make up artis yang mereka sewa. “Ibu penginnya look natural, ini look natural tho?” sambungnya lagi seraya berkaca. Suara yang saat ini rambutnya sedang dijalin mengangguk kaku. “Iya, Bu, Ibu cantik kok dengan make up yang seperti itu. Terlihat seumuran sama Jani,” jawabnya. “Alhamdulillah, ndak alay betulan, ‘kan?” tanya Nenti sekali lagi untuk memastikan. “Ini lipstick Ibu ndak pucat?” “Enggak, Bu, Ibu sudah sempurna. Mbaknya sangat sukses mempercantik Ibu yang sudah cantik,” balas Suara lagi. Nenti mengangguk setelah yakin dengan polesan di wajahnya. “Jani sama Nada jangan lupa dibuat cantik juga, Mbak,” ingatnya. “Pus, Mbak enggak norak, ‘kan?” tanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN