45. Bapak Aksara

1086 Kata

Sekarang pukul delapan pagi, matahari mulai meninggi. Suara sudah membereskan kamar kostannya dan tugas-tugas kuliahnya pun sudah ia rampungkan. Untungnya, hari ini kampusnya diliburkan karena ada acara yang memakai banyak gedung di kampus. Sehingga, ia bisa menikmati hari ini dengan memanjakan dirinya sendiri. Suara melihat tumpukan tugas yang sudah dia cetak di atas mejanya. Berjalan dan menarik kursi belajarnya untuk membaca ulang tugas-tugas itu. Ia terlalu khawatir jika ada kesalahan yang terselip dan bisa mempengaruhi nilainya. Baginya, kesempurnaan dalam mengerjakan tugas merupakan langkah awal untuknya menyempurnakan berbagai hal di hidupnya nanti. Setidaknya, itulah yang membuat Suara selalu mengerjakan apapun yang diembankan kepadanya dengan sungguh-sungguh. Drrtt drrtt drrtt

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN