TA - 53

2273 Kata

"Selamat pagi." "Oh?" reaksi senang dia dapatkan setelah masuk ke dalam rumah. "Vania?" "Kau datang," Alena berseru dari kursinya. Menghampiri Vania yang mengejutkan mereka dengan spontan. Memasuki ruangan dengan berbagai makanan ringan untuk mereka dan si kembar. "Aku menyempatkan waktu untuk mampir," matanya yang teduh menatap pada Kenta yang tersenyum. Mendekati pria paruh baya itu, memeluknya erat. "Apa kabar? Aku datang dan tidak pernah melihat keberadaanmu." "Aku selalu berada di rumah. Mendengarmu bicara begitu, sepertinya aku sangat sibuk?" Kenta tertawa geli dan Vania hanya mengedip jenaka. "Bibi di sini." "Bibi Vania!" keduanya menyapa dengan riang dari tempat duduk. Sedangkan Alena membawakan bingkisan ke dapur, meminta Nina agar membaginya untuk sang ayah mertua. "Kau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN