TA - 45

2255 Kata

Sarah turun dari sedan mahalnya dan sekadar merunduk, menghirup aroma sebuket bunga segar yang dia bawa dari pertokoan di sekitar pemakaman. Pemiliknya adalah perempuan paruh baya yang menghidupi dua orang cucu berusia sepuluh dan sebelas tahun. Sarah mengenalnya. Kadang memberi titipan berupa uang untuk membantu kehidupannya yang sulit. Matanya menelusuri sekitar pemakaman yang sepi. Seakan tempat ini terbelakang, ditinggalkan oleh zaman dan waktu. Seolah memang ini harus dilupakan jauh dari peradaban. Kakinya melangkah maju. Meresapi setiap pijakan dalam diam. Jalanan yang basah karena hujan deras semalam sama sekali tidak menyurutkan niatnya. Sarah hanya perlu masuk, menyapa sang sahabat yang telah lama berpulang ke semesta. Sesaat matanya memburam. Fokus pada sosok yang berdiri mema

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN