~Selamat membaca~ Laras menatap bangunan megah di hadapannya dengan tatapan puas. Wanita itu terlihat menelisik bagian fasad rumah Garen seperti seorang yang hendak membeli bangunan tersebut. "Tunggulah sebentar aku akan mengeluarkan barang barangmu," ucap Garen membuat Laras sedikit tersentak. Wanita itu terlalu hanyut dalam rasa kagum atas kemewahan yang kini menyambutnya di depan mata. "Aku bantu ya mas..." "Tidak perlu Laras, kondisi kamu masih belum pulih. Sebentar saja aku akan segera kembali menjemputmu," Laras hanya mengangguk patuh. Sedangkan Garen sibuk mengeluarkan dua koper besar milik Laras untuk ia bawa ke dalam rumahnya. "Kamu lihat Serena, sekarang aku sudah beberapa langkah untuk menggeser posisimu dari kehidupan Garen sebagai nyonya muda Rahardian." Gumam Laras menye

