Setelah selesai berjibaku dengan sarapan tamu, Embun segera menghadap ke bagian HRD dan mengajukan surat pengunduran diri dengan alasan sudah diterima bekerja di perusahaan lain. Syukurlah, permohonan dia tidak dipersulit, apalagi dia memang memberi waktu sampai satu bulan. Bisa dibilang, keputusannya tidak terlalu merepotkan pihak perusahaan. Ah, lega. Satu masalah sudah terlewati. Selanjutnya, tinggal fokus penanaman benih, ucap Embun dalam hati. Dia berharap, semua proses bisa dijalani dengan lancar. “Gimana, udah?” Al mendekati Embun yang baru kembali dari ruangan HRD. “Sudah. Syukurlah, tidak dipersulit, Al. Nanti sore aku sekalian pamit sama orang tua kamu. Satu lagi, kamu harus masuk kuliah. Pokoknya begitu aku balik nanti, kamu harus sudah jadi mahasiswa.” Entah dia akan kemba

