Suaramu menenangkan Tatapanmu meneduhkan Senyummu menghangatkan Pasangan idaman .... *** Pandu tersenyum melihat gadis itu malah menikmati kedekatan mereka. “Kuncinya tinggal kamu putar, Mbun,” ucap Pandu kalem, memulihkan kesadaran gadis itu. “Oh ... maaf, Mas.” Embun buru-buru memutar kunci. Ceklek! Dia menarik kunci dari lubang pintu, lalu memasukkan ke dalam tas. Pandu kemudian mundur satu langkah. Fiuh, akhirnya, ucap Embun dalam hati. “Yuk, berangkat.” Pria itu masih memegang pinggang kiri Embun. Gadis itu berbalik dan melangkah menuju mobil diikuti oleh Pandu yang dengan sigap membuka pintu kendaraan untuk Embun. Mobil melaju perlahan karena hujan mulai deras. Tuhan seolah memberi kesempatan kepada mereka berdua untuk masuk lebih dahulu agar tidak basah kuyup. Pandu me

