Dua puluh

1756 Kata

Siang itu, Zevana baru selesai mengerjakan tugas kampusnya yang harus diserahkan pada sang dosen esok hari. Sejenak, dia melirikkan matanya ke arah jam dinding yang menempel di sudut ruangan tengah sana. Gadis itu memutar lehernya yang terasa kaku, ia pun menguap lebar disusul dengan rasa kantuk yang mendera tak biasanya. "Kalo gue tidur bentar, gak masalah kali ya..." gumamnya sendiri, lalu segera beranjak menenteng laptopnya untuk dibawa bersama dirinya yang mulai menaiki tangga menuju kamar Sesampainya di dalam kamar, Zevana menaruh laptopnya dulu di atas meja rias. Lalu, dia berjalan menuju ranjang king size berseprai putih itu dan menghempaskan tubuh mungilnya ke atas kasur empuk nan nyaman. Dilanda rasa kantuk yang sudah tak kuasa ditahan lagi, Zevana pun terlelap memasuki alam mi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN