Hari Yang Melelahkan

1120 Kata
" udah selesai belom makannya lama banget " ucap Mia menanyakan kepada Nita. " belom , kenapa emangnya ? mau nyuapin aku ? " ucap Nita sambil menanyakan balik kepada Mia. " yeeh ogah aku mah " ucapnya Mia. " udah selesain makannya cepet Nit kita berdua mau pulang nih " ucap Nia mohon pamit ingin pulang kepada Nita. " oh kalian mau pulang , tunggu ya aku panggil ayah ibu dulu " ucap Nita menaruh makanan yang sedang disantapnya. lalu Nita meneriaki ayah dan ibu yang sedang berada di kamar dan dapur. " ayah, ibu si Mia sama Nia mau pamit pulang ni " teriaknya Nita sambil memberitahu bahwa Mia dan Nia ingin pulang . " iya sebentar ya nak " ucap ibu Nita sambil membalas dengan teriakan juga. dan kemudian ayah Nita keluar dari kamar . " oh udah mau pulang toh kalian berdua " ucap ayah Nita. " iya pak enggak enak udah sore dan ngerepotin ayah sama ibu hehe " ucap Nia dengan sopan . " ya enggak kenapa kenapa lagi nak namanya juga temen Nita bertamu apalagi sedang kondisi begini yang Nita abis kecelakaan ya wajar lah kalo kami sebagai orang tua Nita menyediakan makanan dan minuman kepada Neng Nia dan neng Mia sebagai tanda terimakasih kami " jelasnya ayah Nita sambil mengucapkan terimakasih. " iya pak terimakasih juga sudah menerima kami berkunjung ke rumah Nita dan mohon maaf apabila dalam kejadian kecelakaan Nita, saya yang salah " ucap Nia masih menyesali kejadian yang telah terjadi . " udah enggak apa apa kok neng Nia udah jalannya kaya begitu, mungkin besok besok Nita akan bapak daftarkan ke kegiatan pencak silat atau seni beladiri lainnya supaya bisa nangkap orang jahat hehehe " ucap ayah Nita sambil sedikit bercanda. " ih ayah apa apaan sih woo " ucap Nita sambil menyoraki ayahnya sendiri. " hehehehehe nah cocok itu pak biar saya berani kemana mana kalo ada Nita " ucap Mia dengan mendukung niat ayahnya yang ingin mendaftarkan Nita untuk mengikuti beladiri . " ini lagi kompor komporin aja supaya aku ikut silat " ucap Nita. " udah ikut aja Nit, kalo kamu ikut pencak silat aku sama Mia juga ikut deh " ucap Nia sambil mendukung Nita dalam melakukan hal yang positif . " bener ya? " tanya Nita sambil meyakinkan kembali. " iya bener , ngikut ngeliatin kamu main pencak silat nantinya hehehehe " ucap Nia sambil meledek Nita. " apasih Ni kamu mah udah mulai ikut bercandain aku sih, aku ngambek nih " ucap Nita . " hehehehe ngambek masa bilang bilang " ucap Nia . " udah udah yuk kita pulang tuh ibu udah selesai abis dinas dari dapur hehehehe " ucap Mia sambil meledek ke ibu Nita. " iya nih dinas nyupir alias nyuci piring hehehe " candanya ibu Nita. " yaudah kalo gitu aku sama Mia izin pamit mau pulang bu , pak " ucap Nia pamit izin untuk pulang. " oh ya terimakasih ya Nia , Mia jangan kapok bertemen sama Nita dan jangan kapok main kerumah Nia " ucap ayah Nita. " maaf ya neng kalo makanannya kurang enak atau kurang porsinya soalnya ibu enggak masak hari ini hehehe " ucap ibu sambil meminta maaf akan hidangan yang disajikan. " udah lebih dari cukup kok ini bu terimakasih ya saya pulang dulu " ucap Nia sambil mencium tangan kepada ibu dan ayah Nita. " ya bu saya juga pamit pulang " lanjut Mia sambil mencium tangan juga kepada ibu dan ayah Nita. mereka akhirnya pulang dan selama perjalanan pulang banyak obrolan yang di bicarakan oleh Nia dan Mia. " aku kirain aku bakal diomel omelin lho Mi sama ayah ibu nya Nita eh ternyata sebaik itu ya , enggk nyangka aku " ucap Nia . " jangankan kamu nah aku pas tadi sampe dirumah Nita malah grogi dan berdiri didepan rumah Nita sendirian kaya mau maling, untungnya bapaknya Nita keluar nanyain aku " ucap Mia. " hahahaha kayak maling dah, nanyain gimana emang bapaknya si Nita ?" tanya Nia . " ya nanya nanya gitu ngapain didepan rumah, kamu temennya Nita ya ? terus aku jawab aja iya dan aku jelasin ke ayahnya pelan pelan dan baiknya orang tua Nita nerima kalo anaknya kecelakaan pada akhirnya sih meskipun awalnya agak shock gitu denger Nita kecelakaan" jelasnya Mia. " ya orang tua mana yang enggak shock denger anaknya abis kecelakaan Mi " ucap Nia. " eh tapi kamu bener ngeliat itu pelakunya papasan sama kamu? " tanya Mia kepada Nia. " ya beneran lah Mi kalo misalnya salah orang enggak mungkin si Nita ditendang begitu sama orang " ucap Nia meyakinkan Mia. " aku penasaran Ni soalnya kamu sama Nita kan udah liat muka pelakunya nah aku kan belom liat pelakunya " ucap Mia. " jangan sampe inget sama muka itu pelaku deh Mi, bisa bisa kamu emosi " ucap Nia. " pelaku nya ngeliat muka aku nih ya Ni main tatap tatapan langsung terpesona pada pandangan pertama " ucap Mia sambil dengan percaya dirinya. " yaampun pede nya tinggi banget temen aku yang satu ini " ucap Nia. " ya kali aja gitu cinta pada pandangan pertama soalnya pelaku yang kamu deskripsiin itu tipikal aku banget sih hehehe " ucap Mia dengan penuh harapan. " iya semoga aja itu pria idaman kamu dan emangnya kamu rela diapa apain sama itu pelaku " ucap Nia. " ih amit amit Ni mending enggak usah deh , enggak jadi deh suka sama orang yang begitu kamu mah parah banget " ucap Mia. " munafik ah temenku yang satu ini " ucap Nia . " emang bener ih kamu parah nih " ucap Mia . asik mengobrol tidak terasa sudah sampai di depan rumahnya Nia . " kamu enggak mau masuk dulu Mi kerumah aku ? " ucap Nia sambil menawarkan untuk masuk kerumahnya dahulu. " enggak ah udah mau jam 6 Ni aku pulang aja masih pake baju seragam sekolah gini " ucap Mia . " oh yaudah kalo gitu besok kamu berangkat bareng Nita kan ? " ucap Nia . " iya aku nyamper Nita dulu pulangnya juga aku bareng Nita Ni , kenapa emangnya kamu mau anter jemput Nita ? " tanya Mia sambil menawarkan Nia antar jemput Nita. " kalo aku dibanguninnya enggak susah aku sih mau Mi nganter jemput si Nita " ucap Nia . " yaudah kalo gak mau mah , aku pulang dulu ya Ni " ucap Mia sambil izin untuk pulang . " yo Mi hati hati dijalan ya jangan jelalatan matanya " ucap Nia sambil bercanda. " yee enggak gitu juga kali Ni " ucap Mia. " yuk ah assalamualaikum " sambungnya Mia sambil bergegas pulang. " waalaikumsalam " balas salam dari Nia untuk Mia.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN