"Habisi hotel serta semua usaha milik keluarga Dewo, biar mereka tau, betapa menderitanya aku akibat tender yang dimenangkan oleh dia." Seorang bos sedang menyuruh anak buahnya. "Siap juragan, tinggal eksekusi saja kok." Jawab anak buahnya. "Hahaha sebentar lagi aku akan menyaksikan hancur serta runtuhnya orang yang selalu mengalahkanku." Bahak orang yang bernama Baharudin Hamuk. Sekitar 25 tahun yang lalu ada seorang pengusaha batubara dari Kalimantan yang ingin melebarkan sayapnya di Bali, Baharudin Hamuk. Dia adalah pengusaha muda yang sukses pada Eranya, begitu juga dengan Dewo Dewananta anak tunggal dari warga Pribumi yang menikah dengan warga Asing. Sama-sama berjiwa muda serta memiliki ambisi yang tinggi untuk mencapai kesuksesan masing-masing, tak sedikit yan

