74. Bio Cafe

3146 Kata

Zia menjabat tangan Raka dengan sangat erat hingga Raka sedikit meringis akibat genggaman Zia, Luna serta Metha merasa tidak enak melihat pemandangan seperti itu. Zia mempersilahkan Raka agar duduk kembali ketika Raka hendak bangun dari duduknya. “Abang ini kan yang di iklan suplemen itu ya?” Tanya Raka dengan mata berbinar dengan mata sebentar menatap Luna dan sebentar menatap Zia. “Iya kak.” Angguk Luna pelan. “Abang ini kakak lo Lun?” Tunjuk Raka lirih setengah berbisik. “Eeng itu kak.. diaa..” Luna menjeda ucapannya. “His a boyfriend Ka.” Lirik Metha yang mendengar bisikan Raka. “Sejak kapan?” Tanya Raka dalam hati. “Sssttt sayang.. aku kesana dulu ya..” Tunjuk Zia mengarah kepada Pras yang sedang berada di meja bar. “Jangan terlalu deket sama dia sayang.” Bisik Zia tepat di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN