Bab 17

1333 Kata

“Pilihlah aku untuk menjadi pendamping hidupmu!” tegas Jovic. “Aku mencintaimu sepenuh hatiku, J. Tidak ada yang lain yang bisa menggeser posisimu. Aku sanggup membuatmu bahagia. Aku akan ada di saat kau susah. Aku akan menjadi milikmu sepenuhnya jika kau menerimaku.” Jovic memandang Jemima penuh keyakinan. Wanita yang mendapatkan pengakuan secara tiba-tiba itu tetap membatu bahkan ketika jemarinya diraih Jovic untuk digenggam. Jovic mengulang, “Maukah kau denganku?” Jemima menitikkan air mata. Bukan ini kemauannya. “Jovic.” Ia melepaskan cekalan Jovic. “Kau sudah kuanggap sahabat, bahkan saudara. Kita tidak bisa menjadi sepasang kekasih,” tolaknya, halus. “Setelah apa yang kita lalui? Semenjak sekolah menengah, kita sudah berhubungan, Jemima. Aku hanya menagih janji yang kita buat. Se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN