Dokter Croll memandang Kaila dengan tegang. Telinganya sangat jelas mengikuti semua adegan di ruang VIP itu. Melalui kamera mikro yang disematkan di bandul kalung Xheira, Kaila dan dokter Croll dapat mengawasi apa yang terjadi di lingkungan Xheira berada. Kamera mikro itu dipakai untuk alasan keamanan mereka. “Apa yang terjadi? Kenapa mereka hanya diam?” Tanya Dokter Croll penasaran. “Dalam upacara keiseiki, apapun bisa terjadi.” bisik Kaila datar. “Sial! Kenapa kita tak bisa melihat adegan visualnya?” Dokter Croll gemas. “Ayolah Dokter Croll, ini bukan masalah bibir tebal kan?” Tanya Kaila sinis. “Temanmu bisa saja melakukan kecorobahan di sana. Dan kita tahu kecerobohan adalah bawaan sejak dia orok. Apa kau tidak khawatir?” Tanya Dokter Croll tak percaya. “Aku percaya, anak it

