17. Matanya Memandang

1326 Kata

Siang ini, Mark berencana akan pergi ke sebuah villa. Ia akan menjual villa miliknya dan membeli sebuah perusahaan yang dimiliki oleh pesaing bisnisnya. Antoni, adalah pemilik dari perusahaan yang ia kenal sebagai pebisnis sejati namun mengalami kebangkrutan karena isu orang ketiga. Ia melihat Gladys tengah berdiri di kamarnya dengan hanya memakai daster saja. Mark memiliki naluri lelaki sejati yang tiap melihat Gladys seperti itu pasti akan merasa terangsang. Apalagi daster yang dipakai Gladys tampak sedikit transparan. Mark tanpa sadar menelan salivanya dan meneguk air minum yang gelasnya sedang dalam genggamannya. “Tuan, saya minta ijin pulang, anak saya sakit,” kata seorang pelayan. Mark menoleh padanya, memberikan ijin dan memberikan uang juga untuk berobat anaknya. “Ini untuk s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN