19. Tamu Undangan

1310 Kata

“Dys, Haris datang!” Dilihatnya memang pria kalem itu tampak berdiri di luar dan tengah sibuk menurunkan barang-barang. Ibunya menyuruhnya untuk menyiapkan minuman hangat yang ditujukan untuk Haris. “Tolong buatkan ya, Dys. Nanti ibu yang akan antar ke depan,” “Iya, Bu,” Ibunya ternyata berbalik badan lagi, membuat Gladys melirik ke arah kamar yang pintunya di buka oleh Mark. Pria itu sudah bangun namun masih duduk di sisi tempat tidurnya. Mark tengah memandangi dirinya yang tengah meracik sayuran. “Dys, nanti temui Haris dulu ya, dia sudah lama ingin ketemu kamu,” Gladys diam saja, bukan kenapa-kenapa tapi ia melirik ke arah kamar. Mark mendengarnya dan mulai berdiri untuk kemudian berjalan keluar kamar. “Nak, sudah bangun rupanya,” ibunya terkejut karena Mark tiba-tiba muncul dan m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN