Tubuh Reyna kejang-kejang entah kenapa, sebisa mungkin Revan membantu membacakan doa dan ayat suci Alquran berharap Reyna terselamatkan. Apa yang sekarang bisa ia lakukan selain berusaha dan meminta kepada Allah? "Sayang, sadar hei!" dengan tangan yang berkeringat dingin Reynand mencekal tangan Reyna yang dingin. Dia juga bingung harus melakukan apa selain berdoa pada yang maha kuasa. "Assalamualaikum." Semua mata menoleh kepada sosok yang datang di balik pintu, dengan langkah tergopoh-gopoh seperti khawatir Siska duduk di samping Reynand dan segera menjambak rambutnya. Melihat Reyna seperti itu membuat dirinya merasakan panik yang luar biasa. "Kak ini kenapa sih?" tanya Siska, dia masih tak menyangka jika sahabat baik nya tak berhenti kejang dan malah menangis seperti seorang yang ke

