Bagaimana bisa ia berakhir di dekapan suaminya semalaman? Oh, ya ampun. Valerie melupakan malam panas mereka semalam. Ia tertidur begitu mereka menyudahi sesi obrolan ringan. Berujung dengan Valerie yang berdongeng tentang masa kecilnya yang dipenuhi anak sungai dan ilalang lebat yang tumbuh subur. Serta aneka ragam pepohonan rimbun yang asri dan belum tersentuh mesin bernama pemotong batang besar. Serangan amnesia tiba-tiba membuatnya merinding. Saat dia merasakan sentuhan kulit dan kulit tanpa halangan apa pun. Mereka berlindung di balik satu selimut yang sama. Dan Valerie bisa merasakan telapak tangan besar dan panas itu menyentuh punggungnya dengan afeksi menenangkan. Seingatnya, ia tidak bisa marah lagi. Bukan marah, lebih tepatnya kecewa. Valerie tidak tahu bagaimana caranya untuk

