23. Hidangan Utama

1012 Kata

Sarapan pagi kali ini cukup terasa berbeda. Pasalnya, kediaman Abi dan Kirana cukup ramai karena mertua Edward itu menghubungi Tania dan mengajak besan mereka untuk sarapan bersama. Anya dan Edward Berlin bergabung di meja makan. Tetapi anggota yang lain sudah mulai menyantap makanan di piring mereka. Kirana sengaja tidak memanggil keduanya karena mengira putri dan menantunya itu pasti kelelahan karena semalaman bekerja sama untuk saling memuaskan. Ah, Kirana yang malu jadinya. Dia juga pernah ada di posisi pengantin baru itu ketika menikah dengan Abi dulu. Rasanya.... seperti menjadi Ironman. "Pengantin baru kesiangan nih kayaknya," goda Tania pada Kirana. Kirana tertawa dan mengangguk. "Biar aja tidur sampe puas, Mbak. Kita juga pernah muda," balas Kirana. Tania sontak terbahak dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN