Leiden, Belanda Musim semi pun tiba. Bunga-bunga di tepi jalan mulai bermekaran, begitu pula ladang-ladang yang ditanami hamparan bunga tulip. Pohon-pohon yang dulunya meranggas kembali merimbunkan daunnya, dimulai dari warna hijau pucat. Cuaca bisa dibilang tidak menentu. Udara masih dingin dan terkadang diselingi oleh angin kencang. Tak lama setelah Alfaraz menikah, Ian dan Kara langsung terbang ke Belanda. Tanpa terasa sembilan bulan sudah mereka menetap di sana. Keduanya juga melewati Natal pertama sebagai pasangan suami isteri di negeri orang. Leiden dikenal sebagai kota pelajar, di mana universitas tertua di Belanda didirikan sejak ratusan tahun yang lampau. Kota itu terletak di antara kota Amsterdam dan Den Haag. Jaringan kanalnya panjang dan luas. Arsitektur bangunannya seperti

