Masa-masa sulit kehamilan pun dimulai. Ian sama sekali tidak menyangka, perkara ngidam ala ibu-ibu hamil di Indonesia ternyata ikut terbawa sampai ke benua Eropa. Faktor hormon tidak mengenal suku bangsa dan ras manusia, melainkan bisa terjadi pada siapa saja, termasuk pada makhluk paling berlogika. Kara tidak hanya meminta makanan yang aneh-aneh, kemudian ditinggalkan setelah dicicipi satu sendok saja. Ian sampai berlangganan dengan sebuah restoran Indonesia yang terletak di Leiden. Para pegawainya juga mengenal Ian dengan baik saking seringnya ia mampir ke sana. Ian memaksa Kara memakai mobil ke kampus, sedangkan ia memakai sepeda. Sebenarnya, sah-sah saja wanita hamil menggunakan sepeda, asalkan tahu batasan dan mampu mengenal ritme tubuh mereka sendiri. Namun, Ian tidak mau mengambil

