“Kok ya sakit liat dia sama adik sendiri.” Ting! Mata Qilla terbuka begitu ponselnya berbunyi. Dia merapikan masker di wajahnya sambil membuka ponselnya. Ternyata ada pesan dari Dewa. Sedari tadi dia memang berkirim pesan dengan pria itu. Entah kenapa sabtu ini Qilla merasa jenuh karena tidak melakukan apapun sejak tadi pagi dan hanya berbaring di kasur dengan malas. From : Dewa Jomblo! Nggak bisa Qill, lagi sama Sulis ini. Dengan kesal Qilla menarik sheetmask-nya yang belum kering setelah membaca pesan itu. Jadi pria itu keluar bersama Sulis sejak tadi siang, padahal Qilla ingin mengajak Dewa ke toko buku hari ini. Qilla menghempaskan tubuhnya ke atas kasur dengan kesal. Dia tidak membalas pesan dari Dewa. Entahlah dia merasa kesal dan kecewa, tapi dia tidak tahu kesal k

