Chapter 14

1297 Kata

“Kembali berjumpa dengan masa lalu.”   Dewa terdiam di dalam mobil selama hampir 2 jam. Dia berada di parkiran rumah sakit sekarang. Pada awalnya dia berniat untuk mengunjungi ayahnya tapi entah kenapa langkah kaki Dewa terasa berat. Seharusnya tidak boleh seperti ini, biar bagaimanapun dia harus menemui ayahnya. Dewa membenturkan kepalanya pada stir mobil berulang kali dengan pelan. Jari-jemari tangannya juga mengetuk kemudi tanpa irama. Dia masih berdebat dengan hatinya sendiri. Dia ingin sekali berdamai dengan masa lalu tapi entah kenapa terasa sulit, terasa sulit dengan kehadiran ibunya yang masih sama seperti dulu.   Ting!   Bunyi pesan dari ponsel membuat Dewa mengangkat wajahnya. Dia meraih ponsel dan mendapati w******p dari Qilla. Dia membuka pesan itu dan tersenyum. Bagaima

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN