8 - Kesalahan Siapa?

1359 Kata

"Makasih ya Gentala." Ujar Naya saat kedua kakinya menapaki aspal jalanan tepat di depan gerbang rumahnya. Naya melepas helm yang diberikan oleh Gentala tadi kemudian mengembalikannya kepada Gentala. "Hmm sama-sama, jangan biasain pergi malam sendiri. Gabaik." Gentala menerima helm dengan wajah datarnya. Naya mengembangkan senyum canggungnya, baru beberapa hari ini kenal dengan Gentala dan teman-temannya, Naya jadi tahu jika mereka tidak segalak dan semenyeramkan yang biasa digosipi oleh warga sekolah. Buktinya semalam Naya diperlakukan sangat baik yang bahkan diberikan kamar khusus untuk dia menginap di sana. "Iya," "Gue cabut." Kepala Naya mengangguk sebelum akhirnya Gentala pergi melesat dari pandangannya. Bahu Naya merosot turun, setelah tadi memastikan bahwa ayah dan ibunya sudah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN