Akhirnya Naya bisa membaringkan dirinya di atas kasur kesayangannya begitu selesai makan tadi. Naya sedikit bangga pada dirinya karena berhasil tidak meneteskan air mata hari ini, Naya merasa jadi orang terkuat. Oh iya, tentang Zeta tadi, Naya masih binggung dengan apa yang terjadi. Apakah hanya kebetulan? Atau memang Naya tidak sadar? Naya bangkit kembali dari sesi rebahannya menuju meja belajar dan membuka laci kiri, matanya tertuju pada botol kecil putih yang sudah berada di sana beberapa bulan ini. Naya tersenyum mengangkat botol kecil putih itu, isinya sudah tinggal sedikit, Naya harus kembali untuk mendapatkannya. Diputar botol itu dan dikeluarkan isinya berbentuk pil berwarna putih, jemari Naya mengelus pil putih itu sebelum mengambil segelas air dan hendak meminumnya. UHUK.

