"Genta, ih apaan sih!" Naya menepuk pundak lelaki itu sambil terbahak akibat ucapannya. Semakin lama mengenal Gentala, Naya semakin tahu jika Gentala itu suka menggombal. Buktinya ucapannya barusan cukup berhasil membuat hati Naya bergemuruh kesenangan. "Eh gue serius Naya, lo mau posisi apa? Kalau lo mau ikut posisi kita di FIGHTER gue akan senang hati menerima lo, kalau memang ternyata maunya di hati gue ya gapapa juga Nay," Gentala makin asik menggoda Naya melihat wajah memerah gadis itu. Sangat menyenangkan melihat semburat merah malu-malu di wajah menggemaskannya, ditambah banyaknya senyum yang selalu Naya umbarkan. Makin membuat hati Gentala bergetar tidak karuan. "Kamu bercanda terus deh, mana mungkin cewek bisa gabung di FIGHTER?" "Bisa aja Nay kalau untuk lo," "Woi Gentala Na

