22 - Sandaran

1460 Kata

Pada pagi harinya Naya sudah siap dengan seragam sekolah dan perlengkapan sekolah lainnya. Sikap Naya juga sudah kembali seperti semula, memasang topeng yang sejak lama Naya gunakan. Sejak malam Naya memutuskan untuk menenangkan diri di dalam kamar, tidak mengizinkan siapa pun untuk masuk ke dalam. Walau perutnya sakit karena tidak terisi sejak malam, tidak apa asal hatinya sudah lumayan tenang. Saat Naya turun ke lantai bawah, dia bisa menemukan ayah, ibu, adik dan kakaknya sedang sarapan. Naya berniat menghampiri untuk menyapa saja dan langsung berangkat ke sekolah, tidak sama sekali memiliki niat untuk ikut sarapan bersama. Naya telah bersusah payah menata hatinya sejak semalam, dia tidak mau hanya dengan makan pagi bersama dan semuanya itu akan mengacaukan harinya. Akhirnya dengan la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN