Tangan Bakara mengusap kasar wajahnya kemudian menarik sedikit rambutnya, berharap dengan melakukan hal itu dapat mengembalikan kewarasan yang sudah hilang entah ke mana. Sebenarnya cukup sulit berada dalam posisinya sekarang, Bakara binggung harus dalam posisi membela siapa. Semenjak kejadian di dapur saat kekasihnya menuduh Naya telah melukainya, hal itu cukup mengganggu Bakara. Bakara seberusaha mungkin mencoba menepis pikiran buruk yang mengarah ke adiknya, tidak membenarkan kedua pihak. Namun, saat waktu itu dia mendapatkan panggilan dari kekasihnya, dan Zeta mengatakan jika dia sedang berada di rumah sakit karena kecelakaan yang terjadi padanya sentak membuat Bakara dilanda kepanikan luar biasa. Padahal bertepatan dengan waktu itu Bakara sedang bertemu dosen pembimbing yang mengurus

